Mahasiswa BKI UIN Palopo Lakukan Peninjauan Awal Desa Binaan di Mata Allo, Enrekang

Enrekang, Sulawesi Selatan – Kehangatan dan keramahan langsung menyambut rombongan Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Palopo saat tiba di Desa Mata Allo, Kecamatan Alla’, Kabupaten Enrekang. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Oktober 2025, sebagai bagian dari agenda peninjauan awal lokasi desa binaan yang menjadi program pengabdian mahasiswa BKI.

Sejak awal kedatangan, suasana akrab dan penuh kekeluargaan begitu terasa. Kepala Desa Mata Allo bersama Sekretaris Desa menyambut rombongan dengan senyum hangat dan antusiasme tinggi. Dalam pertemuan tersebut, pihak desa memperkenalkan berbagai potensi unggulan Mata Allo, mulai dari hasil pertanian yang melimpah hingga budaya gotong royong yang masih kuat mengakar di tengah masyarakat.

Tidak hanya berdialog mengenai rencana program pemberdayaan, para mahasiswa juga berkesempatan menyusuri ladang tomat milik Kepala Desa, yang merupakan salah satu komoditas andalan masyarakat setempat. Hamparan hijau tanaman tomat berpadu dengan merahnya buah yang ranum menghadirkan panorama menyejukkan mata. Suasana semakin hangat ketika mahasiswa turut memetik tomat langsung dari pohonnya, merasakan kerja keras dan kesederhanaan warga desa yang begitu bersahaja.

Sebagai bentuk keakraban, rombongan mahasiswa mendapat bingkisan tomat segar hasil panen—simbol persaudaraan dan ketulusan dari masyarakat Mata Allo yang menyambut dengan hati terbuka.

Ketua Himpunan Mahasiswa BKI, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjalin hubungan kemitraan dengan masyarakat desa.

“Kegiatan peninjauan ini tidak hanya untuk mengenal potensi Mata Allo, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kolaborasi dan pengabdian. Kami ingin belajar langsung dari masyarakat dan berkontribusi melalui program yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mata Allo, menyambut baik kedatangan mahasiswa BKI UIN Palopo dan berharap kerja sama ini membawa dampak positif bagi desa.

“Kami merasa senang dan bangga dikunjungi oleh mahasiswa UIN Palopo. Semoga kegiatan ini bisa menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan, terutama dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Kegiatan peninjauan ini bukan sekadar agenda lapangan, tetapi menjadi pengalaman berharga yang memperkuat empati, kepedulian sosial, dan keterikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat. Desa Mata Allo memperlihatkan potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya budidaya tomat, yang menjadi sumber penghidupan utama warga sekaligus mencerminkan kemandirian dan semangat gotong royong desa yang terus tumbuh dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Instagram